crème de la crème
tadi sore saya lihat di infotaiment yang sedang mengusung hari buruh sebagai tema, dan mereka juga bahas tentang TKI. mereka membahas TKI yang katanya pahlawan devisa dan segala ke-ironis-an-nya.
dari yang saya tangkap menurut logika sederhana saya, intinya mereka memberi kesan kalau mereka menyayangkan dan prihatin banget gitu ya sama nasib TKI.
tapi, bukan itu yang menarik perhatian saya. waktu acara ini baru mulai, ada kalimat yang mengganggu teliga saya.
“Baru-baru ini indonesia mendapat paket memalukan dari negeri jiran” kalau gak salah gitu kalimatnya, tapi intinya ya begitu.
dan apa yang dimaksud dengan “paket memalukan”?
yang dimaksud adalah tiga jenazah TKI yang meninggal di malaysia itu.
sekali lagi saya ulangi, “Paket Memalukan”
saya memang bukan penulis atau ahli di bidang bahasa. tapi saya rasa scriptwriter dari tayangan ini harus banyak belajar tentang diksi. bagaimana memilih kosakata yang baik supaya gak menyinggung.
gila ya, jenazah dibilang paket memalukan.
coba scriptwriter bayangkan, keluarga anda meninggal di luar negeri, lalu ketika jenazahnya dibawa pulang ke kampung halaman, ada sekelompok orang gak tahu apa-apa bilang jenazahnya adalah paket memalukan. tersinggung gak? kalau gak tersinggung, mungkin anda bebal.
semoga suatu saat jenazah saya, kamu, dan kalian-kalian semua, gak disebut “paket memalukan” amin.
-Tyas We-

